di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Sidoarjo – Tim ahli dari Juru Sembelih Halal (JULEHA) Jawa Timur menjadi narasumber dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Juru Sembelih Halal dan Sertifikasi Rumah Potong Unggas (RPU) di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) pada Ahad, 14 September 2025. Acara ini diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas juru sembelih dan memastikan produk daging unggas yang beredar di masyarakat sesuai dengan syariat Islam dan standar kehalalan yang berlaku.

Peningkatan Kompetensi Juru Sembelih Halal
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan produk halal, peran Juru Sembelih Halal (JULEHA) menjadi sangat krusial. Bimtek ini bertujuan membekali para peserta dengan pengetahuan komprehensif yang mencakup:
Teknik penyembelihan yang sesuai syariat.
Aspek kesejahteraan hewan (animal welfare).
Standar higienitas dan sanitasi modern.
Hal ini sejalan dengan tuntutan sertifikasi yang kini diwajibkan oleh pemerintah melalui BPJPH.
Fokus pada Sertifikasi Rumah Potong Unggas (RPU)
Salah satu sorotan utama dalam Bimtek adalah urgensi sertifikasi halal bagi Rumah Potong Unggas (RPU). Narasumber dari Juleha Jawa Timur menegaskan bahwa sertifikasi bukan hanya sekadar pemenuhan legalitas, tetapi juga bentuk jaminan mutu dan tanggung jawab kepada konsumen. Dalam sesi ini, dijelaskan langkah-langkah praktis bagi RPU untuk mendapatkan sertifikasi, mulai dari audit proses hingga pemenuhan standar sarana dan prasarana yang ditetapkan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH).
Kolaborasi Strategis Antar Lembaga
Kegiatan ini merupakan bukti kolaborasi erat antara Juleha Jawa Timur sebagai organisasi praktisi dan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo melalui Halal Center-nya sebagai fasilitator akademis. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya ekosistem halal yang solid di Jawa Timur. Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan semakin banyak RPU yang tersertifikasi, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap produk unggas lokal akan terus meningkat.
